Lindungi Pekerja Migran, Majalengka Kick-Off Program P2MI-BK

Lindungi Pekerja Migran, Majalengka Kick-Off Program P2MI-BK

CakrawalaMedia,MAJALENGKA – Lindungi pekerja migran, Majalengka kick off Program P2MI-BK. Kick off program Penguatan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Berbasis Komunitas (P2MI-BK) digelar di salah satu hotel di Majalengka, Senin (17/11/2025).

Kegiatan yang menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekosistem migrasi aman di daerah dengan angka mobilitas PMI cukup tinggi, secara resmi dibuka oleh Kepala Disnakerkop UKM Majalengka H. Arif Daryana, mewakili Bupati Majalengka, H.Eman Suherman.

Dalam sambutannya, Kepala Disnakerkop UKM Majalengka H. Arif Daryana menegaskan, pentingnya pengawasan terhadap nasib para pekerja migran. Apalagi kabupaten Majalengka merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang banyak memiliki pekerja migran.

Berdasarkan data resmi Pemkab Majalengka, pekerja migran asal Kota Angin yang bekerja di berbagai negara antara Pebruari-Oktober 2025 berjumlah 1700 orang. Tingginya mobilitas PMI tersebut menuntut kolaborasi lintas lembaga. “Perlindungan pekerja migran tidak bisa berjalan sektoral, melainkan harus menggabungkan pemerintah,serta  civil society,”kata Arif.

Melalui Kickoff P2MI-BK tersebut diharapkan dapat tercipta langkah kolaboratif dan berkelanjutan. Hal itu untuk memastikan seluruh pekerja migran Kabupaten Majalengka mendapatkan perlindungan yang lebih baik dan menyeluruh.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Lakpesdam PBNU Asrul Raman menegaskan, perlindungan PMI hanya akan efektif jika melibatkan berbagai pihak, termasuk pihak desa. Perlindungan pekerja migran hingga saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti minimnya akses informasi, lemahnya sistem pengaduan, serta kurangnya sinergi antar pihak terkait.

“Upaya memperkuat pelindungan pekerja tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, media, dan komunitas pekerja itu sendiri,”ujarnya.

Dalam hal ini tambahnya, LAKPESDAM PBNU bekerjasama dengan Deutsche Gesellschaft Fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) milik pemerintah Jerman yang konsen di indonesia pada isu pembangunan berkelanjutan, sektor energi, lingkungan dan pekerja migran.

“Dan sebagai langkah awal membangun komitmen dan koordinasi, kegiatan Kickoff Multi Stakeholder ini dilaksanakan untuk mempertemukan seluruh pemangku kepentingan guna menyamakan persepsi, membangun sinergi, dan menetapkan rencana kerja bersama dalam pelaksanaan program pelindungan pekerja Indonesia berbasis komunitas,”jelasnya. (C-01)

Bagikan :
CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)