Satgas Premanisme Gelar Rakor Pencegahan Pungli
CakrawalaMedia – Satgas Premanisme gelar rakor pencegahan pungli. Tim Satuan Tugas (Satgas) Premanisme Kabupaten Majalengka menggelar rapat kordinasi (rakor) penanganan dan pencegahan pungutan liar (pungli) di PT Delta Jatiwangi, Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, Rabu (2/7/2025). Rakor dipimpin Kepala Dinas K2UKM Majalengka, Arif Daryana.
Rapat kordinasi diikuti berbagai Tim Satgas Premanisme Majalengka, diantaranya Kasat pol PP dan Damkar Rachmat Kartono, Sekretaris Bakesbangpol, H Solehudin, Kasat Intel Polres Majalengka, AKP Bayu Surya Wulandono, SH.Sik, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Majalengka, Iman Suryaman SH.MH, KA Intel Lanud S Sukani, Kapten Sus Agus P Handono , dan dari Kodim 0617 diwakili Unit Inteldim 0617 Majalengka Serka Jamari.
Sejumlah pihak terkait lainnya juga hadir dalam rakor, seperti dari Dinas Sosial, KaBinposda Jabar EO Majalengka, Perwakilan Dinas DPMD, unsur Muspika, serta Presdir PT Deltamate, Jeey Park bersama jajaran management perusahaan.
Dalam rakor tersebut Kepala Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka Arif Daryana mengatakan, pihaknya telah berapa kali melaksanakan kordinasi dan memfasilitasi kepada perusahaan Deltamate terkait adanya pungli perekrutan tenaga kerja. Hal itu kata Arif harus diperbaiki oleh management PT Delta Mate.
“Kami berharap PT Delta bisa terbuka sehingga kami dari tim bisa menindak lanjuti apa yang menjadi sumber permasalahan supaya bisa menghilangkan pungli perekrutan tenaga kerja,”ujarnya.
Kehadiran Tim Satgas di perusahaan ini kata Kadis K2UKM adalah untuk meminimalisir dan menekan tindakan premanisme sehingga para investor bisa nyaman dan aman melakukan investasi di Indonesia khususnya di Kabupaten Majalengka.
Arif Daryana juga mengungkapkan, bahwa sejak awal perekrutan tenaga kerja melalui Dinas K2UKM namun setelah pihaknya melakukan kordinasi, perekrutan dilakukan di PT Deltamate langsung. Namun dalam realisasi perekrutan tenaga kerja yang dilakukan masih ditandai dengan adanya pungli yang dilakukan oleh oknum tertentu.
“Terakhir kita melakukan kordinasi di kecamatan Jatiwangi pada Tanggal 7 Mei 2025, ada kesepakatan bahwa proses perekrutan tenaga kerja untuk PT Deltamate dilakukan di BLK Cakraningrat. Setelah kami tindaklanjuti PT Delta Masih terjadi pungutan liar perekrutan tenaga kerja dan diberikan ruang sebesar 30% yang diberikan PT Delta kepada oknum dilingkungan sekitar perusahaan dalam hal perekrutan tenaga kerja,”ungkapnya.
Sekretaris Bakesbangpol, H Solehudin dalam kesempatan itu mengatakan, Satgas Premanisme memang baru dibentuk sesuai dengan arahan Gubernur dan Bupati Majalengka supaya bisa memberikan rasa aman dan nyaman khususnya bagi para investor di Jawa Barat, khususnya di Majalengka.
Dalam melaksanakan tugasnya, satgas menemukan adanya indikasi masih pungutan liar dalam perekrutan tenaga kerja. ” Indikasi adanya pungli itu kami temukan di PT Delta. Berdasarkan hal tersebut, maka kami melakukan kunjungan ke PT Delta ini guna mendapatkan informasi langsung terkait hasil temuan investigasi dari Iim Satgas Premanisme,”katanya.
Kabid Kesbang BaKesbangpol Majalengka, Rafi Kusman menambahkan, terkait perekrutan tenaga kerja yang masih ditandai adanya percaloan di PT Delta harus segera ditindaklanjuti oleh Tim Satgas Premanisme sesuai dengan intruksi Bupati Majalengka.
“Sebelumnya kami telah melakukan beberapa deteksi dini ke beberapa perusahaan terkait permasalahan yang terjadi karena sesuai dengan tupoksi kami. Sebelumnya juga sudah dilakukan beberapa kordinasi dan setelah kita lakukan investigasi guna bisa mencari solusi dari permasalahan di PT Deltamate ini,”tambahnya.
Menanggapi hal yang disampaikan oleh Tim Satgas Premanisme, Manager HRD PT Deltamate, Ryan Nugraha menyampaikan bahwa, pihaknya sudah berusaha untuk memberikannya yang terbaik terkait perekrutan tenaga kerja. Hal itu dilakukan karena sebelumnya sering mendapat intinidasi dari berbagai oknum dalam hal rekrutmen tenaga kerja.
Sebelumnya kata Ryan perekrutan tenaga kerja ini diserahkan kepada Karang Taruna sepenuhnya, dan setelah beberapa waktu dalam hal perekrutan tenaga kerja pihaknya menimalisir tindakan premanisme. Dan konsekwensinya pihaknya sempat mendapatkan intimidasi oknom dari lingkungan sekitar.
“Memang kami memberikan ruang 30% untuk lingkungan namun kami lakukan seperti itu guna bisa menjaga situasi kondusifitas di wilayah PT Deltamate, namun apabila hal seperti itu tidak diperkenankan kami akan berusaha merubahnya supaya perekrutan tenaga kerja dilakukan sepenuhnya 100 di BLK Cakraningrat Majalengka,”jelasnya.
Perusahaan kata Ryan sudah berupaya untuk bisa menindaklanjuti permasalaha rekruitmen tenaga kerja dan yang terbaru kami lakukan dalam perekrutan tenaga kerja diantaranya, spesifikasi pekerja sesuai dengan kebutuhan dan memenuhi persyaratan yang diterapkan oleh PT Deltamate.
Kemudian memeriksa dan mencari informasi apakah pekerja tersebut masuk menggunakan uang atau tidak. Pihak perusahaan juga akan menghadapi siapa saja yang melakukan intimidasi kepada para pencari kerja. “untuk itu kami berharap ada saran dan masukan apabila kami mendapatkan intimidasi dari oknum yang selama ini melakukan tindakan pungutan liar untuk perekrutan tenaga kerja di PT Deltamate ini,”harapnya. (C-02)
